Pelaporan Tahapan Pemilu, Siasati Sejak Dini

56
Penyampaian strategi penyusunan laporan Pemilu, oleh Bapak Mufti Syrafie, di KPU Kota Sawahlunto

kpu.sawahluntokota.go.id – KPU Kota Sawahlunto dikunjungi oleh Koordinator Wilayah dari KPU Provinsi Sumatera Barat, Bapak Drs. H. M. Mufti Syarfie, MM, pada Senin (27/3). Selain melakukan monitoring dan supervisi terkait persiapan menuju Pilwako Sawahlunto Tahun 2018, beliau juga memberikan ilmu terkait strategi penyusunan laporan Pemilu.

“Laporan Pemilu seharusnya sudah direncanakan sejak dini”, ujar beliau, “Diawali dengan pembuatan Kerangka Acuan Kerja (KAK) diawal setiap kegiatan, adanya catatan setiap kegiatan yang sudah dilakukan, sehingga setiap kegiatan ada bukti tertulis, tidak hanya berupa laporan lisan atau ingatan-ingatan”.

Bercermin pada pelaksanaan Pemilu tahun 2015 dan 2017, kegiatan pelaporan hanya dilakukan saat kegiatan sudah selesai. Sehingga data yang dilaporkan lebih bersifat formalitas saja, tidak detail. Atau laporan tertulis dilengkapi saat adanya gugatan.

Ada beberapa kelemahan kita sekarang ini, diantaranya :

  • setiap kegiatan tidak dicatat atau tidak ada laporan secara tertulis yang resmi, sehingga jika setiap orang akan memiliki ingatan yang berbeda terhadap kegiatan tersebut.
  • setiap kebijakan atau kesepakatan tidak segera ditindaklanjuti, sehingga bisa tertunda atau bahkan terlupakan.
  • Tidak ada laporan perkembangan atau tindak lanjut setiap kegiatan, sehingga tidak diketahui perkembangan kegiatan tersebut.

Lebih lanjut Bapak Mufti menyampaikan, “Kelihatannya memang gampang dan sepele kegiatan catat mencatat ini, namun sangat susah dilaksanakan karena memang tidak menjadi kebiasaan. Buatlah suatu strategi”. Beliau mengingatkan KPU Kota Sawahlunto untuk bisa mensiasati masalah pelaporan ini, kalau pelaporan sudah detail dan tepat waktu, InsyaAllah kita tidak akan ragu dalam mempertanggungjawabkan semua kegiatan yang sudah kita laksanakan.

SHARE